Sunday, 20 Aug 2017

17 November 2015

YUKU MOKO (CLOTHING DESIGNER): BERKELILING DUNIA BERMODAL DESAIN

“JANGAN MAU INSTAN, SEKALI KOCOK JADI. PROSES ITU AKAN MEMBUAT KITA LEBIH MATANG DAN BERKUALITAS.”

YUKU MOKO (CLOTHING DESIGNER): BERKELILING DUNIA BERMODAL DESAIN

Teks &  Foto: Ade Riyan Purnama

IKREATIFONLINE.COM.Yuku Moko, pria kelahiran Makassar ini adalah seorang seniman sejati. Sebelum terjun total di dunia clothing design, dia bekerja di bidang perfilman dan periklanan. Lalu bekerja disebuah bank selama 20 tahun. Pilihan itu harus ia ambil karena menghormati orang tuanya yang beranggapan bahwa menjadi seniman tidak akan menghasilkan apapun.

Setelah mengambil pensiun, pria yang mengambil jurusan lukis pada sebuah akademi di Makassar ini mengatakan bahwa desain yang ia buat tidak akan pernah double. Desainnya eksklusif alias hanya ada satu. Ia pun tidak menerima pesanan dalam partai besar. “Saya bukan designer, saya seniman,“ ujarnya.

Setelah 20 tahun ada di dunia seni, Yuku Moko merasa menemukan dunianya. Baginya seni tak ada habisnya. “Seni itu nggak ada matinya,” ungkapnya. Yuku Moko berkata bahwa ia akhirnya mendapatkan apa yang menjadi cita-citanya. Yuku sudah mengelilingi dunia dalam rangka pameran dan mendapatkan respons yang sangat baik dari konsumen di luar. “Saya ke toko buku dulu sebelum berangkat ke sana, biar saya nggak salah konsep,“ terangnya saat ditanya bagaimana kiatnya menembus pasar dari negara yang disinggahinya.

Untuk karyawan sendiri, Yuku mengatakan hanya hire tidak lebih dari 20 pegawai. “Ini kan home industry yang tidak banyak memproduksi. Tiap bulan saya hanya memproduksi sekitar 100 buah,” katanya. Yuku juga mengungkapkan bahwa barang murah bisa menjadi mahal dengan konsep dan ide yang baik. “Ini yang saya desain lurik murahan, tapi saya bisa jual dengan harga yang mahal karena idenya yang kreatif,” ujarnya memberikan contoh.

Sedangkan untuk mendapatkan ide desainnya, ia mengaku semua itu berkah yang tanpa perlu mencari kemanamana. “Saya duduk begini saja ada ide. Seni itu nggak bisa dipelajari,“ jelas pria 63 tahun ini. Dan ketika ditanya tentang animo masyarakat tentang industri desain, Yuku mengatakan bahwa kecerdasan masyarakat sudah sangat tinggi. ”Mereka sudah sangat tahu mana yang asli mana yang cuma tiruan,“ jelas Yuku santai.

Dalam perjalanannya menjadi seniman, rupanya Yuku sangant percaya terhadap proses. “Jangan mau instan, sekali kocok jadi. Proses itu akan membuat kita lebih matang dan berkualitas,“ ucap Yuku seraya memberi memberi tips untuk para desainer muda yang ingin terjun ke industri kreatif.

Ia mengatakan, seharusnya sebelum membuat desain lebih baik berkeliling dahulu kemana-mana. Sebab semuanya harus melalui proses yang berat. Yuku juga selalu terbuka untuk berbagi ilmu dengan anak muda yang berniat serius. ”Karena dengan memberi ilmu esensinya ilmu kita tidak akan berkurangjustru bertambah,” tutupnya.





NEWSLETTER


creative-ads