Wednesday, 21 Dec 2016

06 October 2015

GO-JEK - SOLUSI KREATIF MENEMBUS KEMACETAN

GO-JEK TUMBUH DAN MEMBESAR MENJADI PERUSAHAAN BERJIWA SOSIAL YANG MEMIMPIN REVOLUSI INDUSTRI OJEK?DI INDONESIA 

GO-JEK - SOLUSI KREATIF MENEMBUS KEMACETAN

 

IKREATIFONLINE.COM. Berkendara di Jakarta dengan kepadatan jalan raya yang banyak merayapnya, membuat kepala pening. Kemacetan membuat aktivitas menjadi terhambat. Terlambat masuk kantor, telat mengantar dokumen, atau malas berbelanja karena macet menjadi alasan klasik yang sering diungkapkan warga Ibu Kota. Namun kini sudah ada obat cespleng yang jadi penawar “penyakit” yang bernama macet itu, yaitu Gojek.

Berdiri pada awal tahun 2011 dengan ide awal dari Nadiem Bakarim (founder GO-JEK), yang sangat gemar naik ojek. Ia menyadari saat ngobrol dengan tukang ojek, bahwa mereka berada di jalanan selama 14 jam, namun tidak efektif. Waktu para tukang ojek tersebut habis menunggu penumpang di pangkalan. Berangkat dari kondisi itulah, terbersit ide untuk membantu mencarikan penumpang. Selain bisa menambah penghasilan tukang ojek, ide Gojek juga bertujuan untuk menghilangkan image buruk tukang ojek yang kriminal.

Gojek adalah perusahaan berjiwa sosial yang memimpin revolusi industri ojek di Indonesia. Dengan teknologi aplikasi mobile, Gojek telah mendorong industri informal ojek ke abad 21. “Gojek adalah perusahaan software, bahkan kami tidak mempunyai armada ojek satu pun. Gojek adalah sistem aplikasi yang mengatur ketertiban dan profesionalisme yang memberikan keuntungan bagi tukang ojek,” jelas Nadiem. Gojek sendiri memiliki tiga pilar, yaitu; speed, innovation, dan sosial impact. Speed itu berusaha melayani secepat mungkin. Innovation adalah cara untuk terus berinovasi dan berkembang, dan sosial impact ditujukan pada tukang ojeknya sendiri.

Akibat inovasinya, Gojek telah menerima berbagai macam penghargaan di Indonesia. Hebatnya, Gojek sudah menjadi solusi terpercaya bagi warga Jakarta untuk bepergian di tengah kemacetan. Mengirim makanan, barang, belanja, mengantre tiket bioskop, bahkan bisa melayani permintaan aneh seperti ibu hamil yang ‘ngidam di tengah malam karena Gojek beroperasi 24 jam sehari. Dan sejak April 2015, Gojek telah resmi beroperasi di Bali dan Bandung.

Aplikasi Sistem Modern Untuk mekanisme menggunakan Gojek sendiri, kita bisa memulai dengan men-download aplikasi Gojek di IOS Store atau Google Play, kemudian mendaftar dengan cara memasukkan data pribadi dan langsung bisa memilih layanan dengan mengisi format sesuai kebutuhan kita saat itu. Kini dengan adanya App, kini Gojek makin mudah beroperasi. Sejak Gojek menggunakan aplikasi App, driver yang awalnya 400 orang sekarang sudah nyaris mencapai angka 10.000 driver.

“Gojek telah memberi contoh bisnis aplikasi kepada masyarakat. Aplikasi sendiri adalah bentuk bisnis masa depan, karena di masa depan kita akan melawan smartphone. Smartphone akan menjadi corong aktivitas semua orang” terang Nadiem. Kelebihan Gojek dibanding moda transportasi privat lainnya adalah transparansi yang menjadi keistimewaannya. Semua harga sudah disepakati di awal sebelum penumpang naik. Tak peduli macet atau putar balik jauh, harganya tetap sama. Sedangkan untuk menghitung rupiahnya ditentukan pada jarak. Yaitu Rp4 ribu rupiah per kilometer. Kendati sudah melangkah pasti, namun bukan berarti Gojek tak menemuai hambatan. Provider dan sinyal jadi sandungan.

Untuk menjadi driver di Gojek caranya cukup mudah. Awal berdiri dulu, perusahaan membentuk driver recruitment yang di motori oleh para tukang ojek itu sendiri. Saat ini karena sudah berkembang pesat, mereka yang ingin menjadi driver sudah melakukan lamaran ke perusahaan. Selanjutnya, dari perusahaan ada training untuk greeting (cara menyapa penumpang), training android, training penggunaan rekening dan training safety riding. Setelah itu driver berhak menerima jaket, dan helm Gojek. Dan mereka yang menjadi driver juga akan diminta meninggalkan jaminan berupa BPKB atau KK, sehingga tindakan administrasinya bisa rapi.

Demi memberikan yang terbaik pada penumpang, perusahaan juga terus memantau kinerja para drivernya. Caranya, di setiap selesai menggunakan Gojek, penumpang diminta memberikan ratting. Dari situlah diketahui seperti apa pelayanan driver pada penumpangnya.

“Visi misi kami adalah ingin meningkatkan penghasilan mereka yang terbatas bila hanya stay di pangkalan. Dan kami juga bukan perusahan ojek, bukan perusahann taksi, bukan perusahaan domestik, tapi kami adalah perusahaan aplikasi yang berjiwa sosial untuk membantu seluruh tukang ojek di Nusantara meningkatkan penghasilannya,” tandas Nadiem kepada iKreatif.





NEWSLETTER


creative-ads